Potensi

POTENSI DESA TAMANSARI
            Desa Tamansari memiliki potensi yang sangat besar, baik sumber daya alam, sumber daya manusia maupun kelembagaan / organisasi. Sampai saat ini, potensi sumber daya yang ada belum benar-benar optimal diberdayakan.
  1. Sumber Daya Alam
  • Lahan pertanian (sawah) seluas 421,056 Ha yang masih dapat ditingkatkan produktifitasnya karena saat ini belum dikerjakan secara optimal
  • Lahan pekarangan yang subur seluas 102,25 Ha, belum dikelola secara maksimal
  • Adanya penambangan pasir yang dapat dipergunakan sebagai bahan atau material bangunan
  • Tersedianya pakan ternak yang baik untuk mengembangkan peternakan seperti sapi, kambing dan ternak lain, mengingat usaha ini baru menjadi usaha sampingan.
  • Banyaknya sisa kotoran ternak sapi dan kambing, memungkinkan untuk dikembangkan usaha pembuatan pupuk organik
  • Adanya hasil panen Padi, jagung, Tembakau dan lainnya yang cukup yang melimpah dari hasil pengelolaan Sawah Masyarakat
  • Adanya potensi sumber air tawar dan sungai yang bisa dikembangkan untuk usaha perikanan air tawar

2. Sumber Daya Manusia
  • Kehidupan warga masyarakat yang dari masa ke masa relatif teratur dan terjaga adatnya.
  • Besarnya penduduk usia produktif disertai etos kerja masyarakat yang tinggi.
  • Terpeliharanya budaya rembug di Desa dalam penyelesaian permasalahan
  • Cukup tingginya partisipasi dalam pembangunan Desa.
  • Masih hidupnya tradisi gotong royong dan kerja bakti masyarakat. Inilah salah satu bentuk partisipasi warga.
  • Besarnya sumber daya perempuan usia produktif sebagai tenaga produktif yang dapat mendorong potensi industri rumah tangga.
  • Terpeliharanya budaya saling membantu diantara warga masyarakat.
  • Kemampuan bertani yang diwariskan secara turun-temurun.
  • Adanya kader kesehatan yang cukup, dari bidan sampai para kader di posyandu yang ada di setiap dusun
  • Adanya penduduk yang punya ketrampilan dalam pembuatan meubeler kayu dan Kerajinan Tangan

3. Kelembagaan / Organisasi
  • Hubungan yang baik dan kondusif antara Kepala Desa, Pamong Desa, Lembaga Desa dan Masyarakat, merupakan kondisi yang ideal untuk terjadinya pembangunan Desa.
  • Adanya lembaga di tingkat Desa, yaitu Pemerintah Desa, LPMD dan BPD yang berperan dan dipercaya masyarakat.  
  • Adanya kelompok-kelompok di Desa seperti Karang Taruna, Kelompok Tani dan Kelompok Keagamaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar doang.... utk meningkatkan kualitas hidup