Sejarah Desa


SEJARAH DESA

Secara historis suatu desa terbentuk dan tersusun dan tak lepas dari latar belakang dan sejarah desa itu sendiri. Sedangkan sejarah dan silsilah suatu desa itu disusun berdasarkan bukti-bukti peninggalan yang terdapat disuatu wilayah atau desa, serta sumber cerita dari para sesepuh dan tokoh masyarat yang dapat dipercaya dan dapat dipertanggung jawabkan. Secara spesifik dan detilnya untuk sejarah Desa Tamansari adalah sebagai berikut :
Dilihat dari sudut pandang latar belakang Desa Tamansari dapat dikatakan unik dan punya sejarah bernilai tinggi, karena proses terbentuknya Desa Tamansari sejak awal sudah ada unsur-unsur demokrasi, baik pengukuhan Pemimpin maupun Pemberian Nama Desa menjadi Desa Tamansari itu sendiri.

Kronologisnya adalah :
Berdasarkan legenda dan cerita para sesepuh, orang pertama kali yang masuk kewilayah Desa Tamansari adalah orang madura sebanyak 17 orang yaitu :
1.      Kakek Sambidin                                                   10.  P. Kosen Muljeh
2.      Nenek Sambidin                                                   11.  B. Kosen Sejina
3.      Kakek Nije                                                          12.  Juk Dhije
4.      Nenek Nije                                                          13.  B. Nariye Kai
5.      Joyo Laksono                                                      14.  Buyut Mauddin
6.      Kormadi                                                              15. 
7.      B. Kormadi                                                          16. 
8.      P. Marnidin Artawi                                               17. 
9.      B. Marnidin
merekalah orang pertama yang merintis / Membabat dan membangun Wilayah Perwilayah, Dusun Perdusun, yang pada saat itu masih hutan belantara.

Dalam perjuangan mereka konon katanya  disebar keberbagai wilayah pelosok, termasuk satu orang diantara mereka yaitu Abdul Majid mendapat bagian pembabatan paling terpencil yaitu diwilayah paling selatan yang sekarang jadi Desa Curah Takir Kecamatan Tempurejo. Setelah perintisan mereka menata pada tanggal 9 September 1910 mereka berkumpul disuatu tempat untuk menentukan Nama Desa dari wilayah hasil babatan/ rintisannya. Dari hasil musyawarah mereka disepakati bahwa pengambilan Nama tersebut diambil nama yang paling ditokohkan yaitu Kakek Sambidin nama aslinya Tanpa dan istrinya yaitu bernama Nenek sambidin nama aslinya Sareh gabungan dua nama itulah disepakati manjadi Nama Desa Yaitu Desa Tamansari.

Selanjutnya setelah punya kesepakatan Nama Desa, pada kesempatan itu pula menentukan siapa sebagai Pemimpin Desa Tamansari tersebut. Disepakati sebagai orang yang dipercaya untuk memimpin Desa Tamansari yaitu Abdul Majid yang saat itu berdomisili diujung paling selatan Desa Tamansari (sekarang menjadi wilayah Desa Curah Takir Kecamatan Tempurejo).

Dari kronologisnya diatas jelaslah bahwa penduduk Desa Tamansari sudah mengenal Proses Demokrasi termasuk Pemilihan Pemimpin/ Kepala Desa Pertama Yaitu Abdul Majid.

1 komentar:

  1. Alhmdllah smoga kakek nenek d tmptkan d surganya allah swt..amin

    BalasHapus

Komentar doang.... utk meningkatkan kualitas hidup